aku selalu ingin menjadi seperti mereka, mereka yang selalu dapat melakukan apa yang tidak bisa aku lakukan...
semua yang mereka bisa dapatkan dan gak bisa aku dapatkan.
tapi ternyata selama ini aku salah, aku memang menginginkan semua itu.. tapi aku tidak membutuhkannya, karena kenyataannya aku lebih nyaman dalam kehidupan yang seperti ini..
jika aku berusaha untuk mengikuti seperti mereka-mereka, maka yang ada adalah rasa tidak nyaman..
sekarang aku gak peduli, aku bakal ngelakuin hal yang membuat aku nyaman, selama hal itu baik dan tidak dilarang.
Just Talk
Rabu, 18 Desember 2013
Kamis, 07 November 2013
Nyebelin
Seseorang yang selalu ngertiin disaat kamu susah, seneng, atau kamu lagi gak karuan juga butuh pengertian. Gak cuma kamu doang yang butuh pengertian, kita yang selalu merhatiin kamu juga butuh pengertian. Kita emang ga mau cerita karna gak mau memotong pembicaraan kamu yang selalu cerita tentang hal-hal yang terjadi sama kamu, tapi kamu juga harus ngerti dong dengan perubahan sikap kita. Misalnya kalau kita tiba-tiba ga mau dengerin kamu, pingin di biarin sendiri. Seharusnya kamu tuh ngerti dong kalau kita yang selalu ada buat kamu ini lagi banyak masalah. Bukannya malah cari sensasi dengan ikut-ikutan marah! Kali-kali ngertiin kenapa sih susah banget!
Kesel, marah, pokoknya ga enak banget rasanya kaya gini tuh! Maunya diperhatiin malah ikut-ikutan cari perhatian! Nyebelin ih.... tinggkat dewa nyebelinnya juga!
Kesel, marah, pokoknya ga enak banget rasanya kaya gini tuh! Maunya diperhatiin malah ikut-ikutan cari perhatian! Nyebelin ih.... tinggkat dewa nyebelinnya juga!
Sabtu, 20 April 2013
Prioritas Remaja Masa Kini
Kenapa anak remaja jaman sekarang lebih memprioritaskan pacaran dibandingkan hal lain yang lebih penting? Mereka berpikir bahwa prioritas utama mereka adalah berpacaran. Saat mereka sedang tidak memiliki pacar, mereka berusaha untuk mendapatkan pasangan baru. Dekati laki-laki yang cakep, istilahnya pdkt terlebih dahulu. Remaja masa kini merasa bangga karena mereka memiliki mantan pacar yang banyak.
Saat para remaja sedang dalam kegiatan belajar di kelas, kebanyakan dari mereka sibuk dengan gadget nya berhubungan dengan teman ataupun pacar. Tidak kah mereka berpikir, itu akan menghancurkan masa depan mereka. Datang ke sekolah bukan dengan niat mencari ilmu, tetapi kebanyakan remaja niat datang ke sekolah untuk bertemu dengan seseorang. Sebenarnya menjadikan seseorang untuk menjadi motivasi untuk rajin menuju sekolah itu tidak apa-apa selama itu masih dalam batasan normal. Jika dia terlalu fokus pada orang tersebut maka tidak akan ada materi yang kita dapat selama duduk berjam-jam di sekolah.
Kebanyakan remaja tidak peduli akan materi yang mereka miliki. Yang mereka pikirkan hanya bagaimana mendapat nilai bagus. Tak peduli dengan cara bagaimanapun yang penting mereka mendapatkan nilai yang bagus. Mereka datang ke sekolah dan mencontek pekerjaan rumah pada temannya, tak peduli walau jawaban itu salah. Yang terpenting mereka telah mengisi buku pr mereka. Saat ada ulangan, mereka mendekati temannya yang pintar, dan berkata "nanti kita kerjain bareng ya, bantuin oke". Remaja sekarang ingin mendapatkan yang instan. Tidak mau susah payah untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Sebenarnya dengan nilai mereka yang besar, itu bukanlah hasil yang mereka dapatnya, mereka tidak mendapatkan apa-apa.
Langganan:
Postingan (Atom)